Blog EntryDAN NIKMAT MANAKAH YANG KAMU INGKARIJan 19, '08 12:37 AM
for everyone

Setiap detik, setiap menit, pada hari, bulan dan tahun yang sudah kita lalui di bumi yang semakin tua ini Allah telah memberi begitu banyak nikmat, anugerah, kebahagiaan, kedamaian, ketenangan, keluarga yang utuh dan masih banyak lagi yang kalo kita kalkulasi dalam angka - angka, niscaya tak akan habis kita membayarnya walau sepanjang hidup kita bekerja keras untuk melunasinya.

Pernahkah sejenak kita pergi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD), atau di Luar Negeri terkenal dengan ER/Emergency Room. Betapa akan banyak kita temui pasien terbaring dan terkulai tidak berdaya, ada yang berdarah - darah karena ditabrak orang ataupun menabrak orang, ada yang sesak napas, ada yang stroke, ada yang mengalami serangan jantung, ada yang kejang - kejang, ada yang koma. Mereka mungkin tidak pernah bermimpi bahkan membayangkan akan tinggal sebentar atau seterusnya sampai ajal menjemput di ruangan yang bernama IGD. Bagi mereka Oksigen begitu berharga, untuk bernafas saja mereka harus membayar ratusan bahkan jutaan rupiah. Bahkan bagi orang2 dengan perdarahan di Otak, kematian Batang Otak mereka bisa menghabiskan angka yang menembus  ratusan juta rupiah.

Sepertinya kita perlu sejenak merenung,menundukkan kepala, meletakkan keegoisan kita untuk selanjutnya berpikir dan merasakan bahwa sudah begitu banyak nikmat yang Allah berikan sampai hari ini, yah sampai hari ini. Bukankah kita tidak perlu memasang Ambu Bag beserta oksigennya untuk bernapas, agar tetap berlangsung metabolisme sel dalam tubuh kita. bukankah kita tidak perlu tranfusi darah untuk tetap melanjutkan hidup ini. Bukankah setiap hari ada bocah - bocah mungil yang senantiasa menyambut kedatangan kita dengan senyuman. Bukahkah setiap hari kita rasakan hangat mentari pagi dan kicauan burung burung tanpa membayar sedikitpun. "Fa bi ayyi aala irobbikuma tukaddibaan...". dan nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu ingkari?..

Adakah kita termasuk Hamba-Nya yang bersyukur? Wallahu a'lam bisshowab.

Untukmu teman sejatiku, ingatkan Bunda agar selalu mensyukuri nikmat-Nya yang begitu banyak. Untuk Lia dan Said, kalian adalah yang terindah dari semua keindahan. I love you all.

Siang hari di F.Kedokteran Unram


prambanan wrote on Jan 19
sudah begitu banyak nikmat yang Allah berikan sampai hari ini
tul mbak..
kadang saking menikmati-nya..sampai lali.....
ninamulhadi wrote on Jan 20
Apalagi menjadi seorang dokter ya mba... akan banyak menjumpai orang-orang yang sakit (pasien) dengan berbagai macam keluhan. Mungkin setiap saat si pasien pergi, selalu saja ada rasa syukur karena Allah masih memberi nikmat sehatnya pada kita.
italutfiana wrote on Jan 21
fa bi ayyi alaa irobbikumaa tukadzdzibaan... (gini ya mbak tulisan yg benar ?) kalau salah mohon ingatkan kami juga. jazakillah for reminder. kalau ER, dunia isteri saya itu. salam kenal.
rifanacholidah wrote on Jan 21
tul mbak..
kadang saking menikmati-nya..sampai lali.....
Iya, betul. Kadang memang saking enaknya jadi lali, tapi kalo kebetulan sakit jadi inget kok pak gogod.
rifanacholidah wrote on Jan 21
Iya betul mbak nina. mottonya dokter itu dengan tas kecil, berhati besar. Tapi yang sekarang terjadi dengan Tas besar berhati kecil... ^_~
Pasiennya gak punya uang nggak dilayani. Naudzubillahi min Dzalik
rifanacholidah wrote on Jan 21
fa bi ayyi alaa irobbikumaa tukadzdzibaan... (gini ya mbak tulisan yg benar ?) kalau salah mohon ingatkan kami juga. jazakillah for reminder. kalau ER, dunia isteri saya itu. salam kenal.
Salam kenal juga, oya makasih banyak mba Ita udah diingetin nih tulisan arabnya salah ya...
BTW mbak ita kerja jadi perawat or maybe doctor ya?
ninamulhadi wrote on Jan 21
Pasiennya gak punya uang nggak dilayani. Naudzubillahi min Dzalik
Tapi saya tahu pasti Mba Ifa bukan termasuk yang ini.... :D
elsyesjournal wrote on Jan 22
iyaa kadang2 aku suka ngga mensyukuri nikmat Nya...duhh sedih, apalagi kalo masuk ke RS suka trenyuh, pernah waktu itu ada pasien di sebelah anakku yang sakit....bener2 harus mengurus dirinya sendiri, dokter keliatannya udah ngga care lagi, akhirnya meninggal..:(((( duhhh...
rifanacholidah wrote on Jan 22
iyaa kadang2 aku suka ngga mensyukuri nikmat Nya...duhh sedih, apalagi kalo masuk ke RS suka trenyuh, pernah waktu itu ada pasien di sebelah anakku yang sakit....bener2 harus mengurus dirinya sendiri, dokter keliatannya udah ngga care lagi, akhirnya meninggal..:(((( duhhh...
Astaghfirullahal adzim..., kasian ya. Semoga saya jadi dokter yang amanah mbak.
Kadang saya takut mbak. Nanti saat di Yaumil Akhir ada salah satu pasien atau salah dua yang menggugat saya, karena saya dzolim...
Duh, semoga dengan menjadi dokter kita jadi tambah amalan sholehnya ya, bukan malah nambah2in dosa ya....Amin
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 Bernd Willenberg