Heboh Penemuan beberapa ilmuwan dan peneliti dari IPB yang menemukan bahwa ada beberapa produk susu formula yang tidak disebutkan namanya, mengandung bakteri Sakazakii, nah seperti apakah Bakteri Sakazakii itu dan apakah hanya pada susu formula saja ditemukan. Mari kita lihat
1. Apa itu Bakteri Sakazakii
Sakazakii masuk dalam golongan Entrobacteriaceae, nama lengkapnya Enterobacter sakazakii. Sakazakii biasanya ditemukan pada saluran pencernaan manusia dan hewan, dan di udara terbuka.
Bakteri ini dapat menyebabkan meningitis dan enteritis. Dilaporkan bahwa 20% sampai 50% bayi yang terinfeksi kuman ini meninggal dan sisanya hidup dengan berbagai macam komplikasi termasuk diantaranya gangguan pada Syaraf
2. Penyakit apa saja yang diakibatkan oleh kuman sakazakii
Nah, setelah kita mengenal apa itu bakteri Sakazaki, sekarang kita belajar mengenal penyakit-penyakit yang diakibatkan oleh kuman ini. Kuman Sakazakii paling sering mengakibatkan Meningitis, yaitu infeksi pasa meningen atau selaput pembungkus otak. Bakteri ini juga dapat menyebabkan Enteritis, suatu infeksi pada saluran cerna dimana gejalanya dapat berupa diare, demam dengan atau tanpa muntah. Selain kedua penyakit diatas Kuman ini dapat menyebabkan kelainan syaraf mulai dari yang ringan sampai berat
3. Dari mana datangnya Bakteri Sakazakii
Selain dari susu formula bayi, dari mana kira-kira datangnya bakteri ini. Habitat Bakteri Sakazakii masih belum jelas diketahui, namun bakteri ini hidup pada saluran pencernaan manusia yang sehat (Healthy Humans), saluran pencernaan hewan dan lingkungan sekitar (environment). Jadi jangan kwawatir karena Sakazakii ini sebagai intermittent guest (tamu yang kadang datang kadang pergi).
4. Kelompok umur mana saja yang beresiko terinfeksi? apa hanya bayi (Infant) saja?
Bakteri Sakazakii ini dapat menyerang semua kelompok umur, apakah kita orang dewasa juga bisa terinfeksi. Tentu saja bisa, jadi tidak hanya bayi saja. Diantara semua kelompok umur, bayi kurang dari satu tahun yang paling banyak dilaporkan terinfeksi kuman ini. Dan diantara kelompok bayi sendiri, yang beresiko tinggi adalah neonatus (first 28 days), bayi prematur, dan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR)
5. Apakah susu formula bisa terkontaminasi Sakazakii dan apakah makanan dan minuman lain juga bisa terkena.
Adapun berita dimedia yang isinya, "Beberapa susu formula terkontaminasi Sakazakii", bisa saja atau mungkin saja terjadi karena ada 3 jalur Bakteri Sakazakii mengkontaminasi susu formula
a. dari bahan-bahan atau material susu.
b. dari bahan-bahan kering setelah proses pasteurisasi susu
c. dari proses penyediaan susu, jadi yang terakhir ini misalnya sebelum memberikan susu, si ibu belum membersihkan botol susu yang akan digunakan secara sempurna, pemanasan pada botol yang tidak sempurna, dll
Dan apakah bakteri ini juga bisa mengkontaminasi makanan yang lain? jawabannya Iya, tapi hanya bakteri pada susu formula yang paling banyak menyebabkan manifestasi klinis seperti yang disebutkan diatas.
Nah, teman-temanku semua, kira-kira ini yang bisa saya tulis untuk menjawab rasa penasaran para pembaca yang berkaitan dengan Bakteri Sakazakii. Apabila teman-temanku semua menemukan tambahan-tambahannya baik dari artikel, journal nasional maupun internasional atau dari internet, mohon kiranya ditambahkan...
Bagi teman-teman yang belum jelas dan ingin bertanya tentang Bakteri sakazakii, saya persilahkan, Monggo....Insya Allah akan saya jawab semampunya
With love,
dr. Rifana Cholidah