|
rifana's posts with tag: curhat
Ini cerita tentang anak pertama saya, kami memanggilnya "mbak Lia" .nama panjangnya Azka Amalia. Mbak Lia sekarang berumur 3tahun 8 bulan. Ada banyak kelebihan yang dia miliki(maaf bukan bermaksud ujub atau yang lain) seperti kecerdasan berbahasa, Mbal Lia mulai bisa ngomong jelas itu usia 8 bulan, padahal teorinya 8 bulan baru bisa merangkai 1-2 suku kata. dan kemampuan hafalan dan daya ingat terhadap sesuatu termasuk tinggi. Kadang saya terheran-heran dia masih mengingat dengan jelas suatu kalimat yang sederhana yang kami ucapkan sekali saja yg terjadi beberapa bulan sebelumnya. Tapi ada satu yang kadang sampai sekarangpun membuat kami panik dibuatnya yaitu saat dia menangis. Huaaaaaaaa.... huaaaaa............ Sejak baru lahir kalo si mbak ini nangis suaranya kuenceng banget, jadi teringat waktu baru dilahirkan dulu pas sudah melihat dunia tangisnya langsung menggema membangunkan semua penghuni rumah bersalin tempatnya dilahirkan. Kalo melihatnya dalam keadaan ceria kali nggak nyangka deh kalo mbak lia lagi sedih-sedih(begitu lia menyebut perasaannya kalo lagi sedih) tangisnya bisa membuat orang panik, iba, dan tidak bisa berpikir jernih. Suami saya pernah bilang "kalo mbak lia nangis, pikiran jadi buntu" hehe.... Tapi apa yang diungkapkan suami tidaklah berlebihan, karena memang saat nangis volume suaranya kenceng banget dan bisa bikin semua orang panik dan sulit berpikiran jernih... Ada beberapa hal yang kami lakukan saat dia menangis diantaranya: 1. Mengalihkan perhatian 2. Menghibur dengan sesuatu yang lucu 3. Membawanya pindah dari ruangan tempatnya menangis 4. Jalan-jalan keliling kompleks 5. Kalo sudah tidak mempan memberinya waktu untuk menangis karena mungkin dia ingin mengungkapkan segenap isi hatinya dengan tangis
"Mbak Lia cayang jangan sedih-sedih ya.... kan ada Allah, Insya Allah Allah selalu bersama mbak Lia...."
Ada tips lainkah.... Ditunggu masukannya ya....
|
|